Friday, August 26, 2016

6 Tips Membeli Rumah Second Secara Online


Kurang lebih 2 tahun yang lalu kami membeli rumah baru tapi lama alias rumah second. Kenapa kami prefer rumah second? Karena kami mencari lokasi rumah yang dekat dengan kantor. Daerah yang masih dalam kategori itu adalah daerah yang sudah lama berkembang sehingga cenderung tidak ada perumahan baru karena sudah padat, ada sih tapi mahaal pake banget ahahha. Jika kekeuh cari rumah baru alhasil masih agak kepinggir jika disesuaikan dengan budget yang kami punya. Perlu diingat bahwa pertimbangan mencari rumah untuk setiap keluarga pasti berbeda ya.

Setahun sebelum kami dimampukan untuk membeli rumah, kami sudah mulai berkeliling mengunjungi beberapa perumahan, menghadiri pameran properti hingga mencari hunian lewat situs-situs properti. Sudah tidak terhitung berapa kilometer perjalanan yang kami tempuh berkeliling dari satu perumahan ke perumahan lain. Sudah tidak terhitung berapa banyak brosur dari pameran properti yang akhirnya hanya jadi tumpukan kertas yang lumayan bisa dilihat-lihat gambarnya. Sudah tidak terhitung pula berapa banyak kuota data yang kami habiskan untuk browsing mencari rumah via situs properti. Agak lebay ya, tapi beneran emang prosesnya lumayan lama sambil nunggu tabungan cukup, ciyuus.


Karena satu dan lain hal kami harus mempercepat pencarian rumah dengan dana yang ada di sekitar lokasi yang kami incar. Kami memutuskan untuk melakukan pencarian via situs selama 1 minggu dengan hasil yang harus kami rekap, saya dan suami masing-masing dengan kandidat rumah yang mungkin bisa kami pertimbangkan untuk kami beli. Nah, berikut sedikit tips untuk membeli rumah second secara online:
  1. Tentukan prioritas utama, kedua dst. Tentu kita akan berpegang pada prioritas pertama terlebih dahulu. atau bahkan prioritas pencarian rumah adalah irisan dari beberapa prioritas. Misal untuk case saya, saya ingin membeli rumah di lokasi sekitar daerah x dengan budget Rpxxx untuk luas rumah minim xx meter persegi.
  2. Pahami data awal yang disajikan penjual properti serta istilah-istilah yang sering digunakan seperti SHM, SHGB sampai dengan jeli melihat foto yang disajikan. Terkadang didapati iklan dengan judul yang berbeda namun menggunakan foto yang sama dengan harga yang berbeda pula hehehe.
  3. Pilihlah situs properti terpercaya, yang sudah mempunyai banyak listing sehingga memberikan banyak pilihan sebagai perbandingan. Gunakan filter yang ada untuk memfilter kategori sesuai prioritas kita pada poin 1. Selain itu pilih situs yang tidak bertele-tele. Kalau misal searching lokasi X keluarnya lokasi Y yang sangat jauh dan tidak berhubungan langsung mending cari situs lain. Pilih situs yang tidak bertele-tele, saat ini sudah banyak pilihan kok, amaaan.
  4. Rekap data rumah yang mungkin bisa jadi kandidat rumah yang akan kita beli. Sorting berdasarkan yang paling kita inginkan untuk step berikutnya.
  5. Konsultasikan dengan agen/ pihak yang memasang iklan rumah untuk beberapa hal mungkin belum jelas disebutkan. Ini bisa dilakukan via telpon. Jangan ragu untuk menelpon lebih dari satu agen sebagai perbandingan.
  6. Survei langsung menuju lokasi rumah. Hal ini menjadi penting untuk memastikan kondisi rumah. Terlebih jika ingin membeli rumah second harus juga dipertimbangkan apakah rumah yang nantinya dibeli membutuhkan renovasi? Jika iya, apakah renovasi bersifat mayor atau minor?
Pada prinsipnya 6 tips diatas tetap harus diiringi dengan banyak berdoa. Berdoa sungguh-sungguh, meminta kepada Allah supaya dijodohkan dengan rumah terbaik untuk keluarga kita. Kata orang beli rumah itu jodoh-jodohan. Jangan cuma kusyuk kalau berdoa minta jodoh yang akan kita nikahin hahaha.

7 comments:

  1. Barakallah.. Makasih tipsnya Mba.. :)

    semoga kami juga segera bisa punya rumah sendiri. aamiin..

    ReplyDelete
  2. Hihihi iya nih, aku ya doyan dpt brosur. Apik2 eh, sekalian bermimpi...dan berusaha, eaaa ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. kyk aku tidur ngimpi punya rumah 3 besar-besar lagi,, semoga jadi nyata bukan sekedar mimpi aamiin

      Delete
  3. Wah mbak boleh juga nih tipsnya buat saya nanti kalo sudah menikah..
    Makasih banyak ya mbak sharingnya.. semoga kita sama2 terwujud apa yang kita inginkan..

    ReplyDelete

Silahkan meninggalkan komentar dengan menyertakan nama jelas atau link agar kita bisa saling silaturahim. Komentar tanpa nama alias anonymous tidak akan ditayangkan diblog ini.
Terima kasih telah berkunjung