Sunday, May 22, 2016

Tips Jual Emas Dengan Harga Bagus

Katanya emas adalah investasi yang tak lekang oleh waktu. Hmm,, saya sih bukan pakar ekonomi ataupun pengamat emas, tapi kali ini saya akan bercerita proses penjualan beberapa tabungan emas saya.

Dikarenakan satu dan lain hal, sebut saja lagi BU, saya harus mencairkan tabungan emas yang terdiri dari dua jenis emas yakni emas batangan LM logam mulia keluaran Antam dan emas lantakan yang saya beli dari toko emas Sumber Djaja Blauran. Emas perhiasan? Hehehe,, kalau yang itu saya tidak punya karena tidak hobi beli perhiasan emas, ada sih beberapa perhiasan tapi bukan buat tabungan, gaya banget yak,, hahaha

Emas adalah salah satu tabungan yang sangat likuid, saat kita butuh dengan cepat kita bisa mencairkan. Kenapa saya bilang tabungan? karena menurut saya membeli emas bukan termasuk investasi, harganya naik turun tapi mengikuti inflasi. Jadi kalau menurut saya memutuskan untuk menabung emas tujuannya adalah untuk menjaga nilai uang yang kita miliki supaya tetap berharga setelah bertahun-tahun disimpan. Kebayang kan, kalau kita nabung uang selama 5 tahun lama-lama mungkin jadi tidak berharga, berbeda dengan emas.

Kenapa saya bilang sangat likuid, karena saat kita butuh dana mendesak tinggal lari ke toko emas untuk dijual, langsung caiiiir, tidak udah nunggu persetujuan, survey dll *eh. Dan ini terbukti saat saya mau menjual emas LM dan lantakan saya, tacik-nya tampak bernafsu untuk membelinya, sampai saat saya naikkan harga disetujui walaupun cuma naik dua ribu rupiah per gram hehe, lumayan lah..

Ini nih perbedaan Emas Logam Mulia LM Antam dan Emas Lantakan.


LM Antam atau bisa dikategorikan emas batangan, dicetak dan diperjual belikan melalui antam dengan harga mengikuti harga pasar yang update secara harian dan dirilis pada web resmi mereka.

Contoh Gambar LM Antam
Lantakan atau emas 24 Karat diperjual belikan di toko-toko emas. Sistem jual belinya biasanya mengikuti jumlah uang calon pembeli. Misal nih saya mau beli emas lantakan, maka penjual akan menanyakan berapa dana yang saya punya. Dari situ akan di kurs ke nilai emas tertentu, berapa gram, kemudian dari perkiraan itu toko emas memotong emas 24 karat mendekati perkiraan tersebut, bisa lebih atau kurang tapi biasanya cukup akurat. Dibawah ini contoh gambar lantakan yang saya beli di toko sumber djaja blauran surabaya.

Contoh Gambar Emas Lantakan
Nah kemana harus menjual emas dengan harga terbaik?
1. Jual ke Teman
Kenapa? karena dengan menjual kepada konsumen langsung dalam hal ini teman misalnya, bisa memberikan harga sesuai harga jual rilis harian dari Antam. Bisa langsung dicek di webnya
Lebih lengkap bisa langsung cek ke web antam
Dari gambar diatas, misal saya menjual LM seberat 10 gram maka
Dijual ke teman saya mendapat Rp5.630.000,-
Dijual ke antam saya mendapat Rp5.330.000,-
Nah lumayan kan bedanya, tapi menjual kepada teman atau personal yang lain tentu tidak mudah karena tidak semua orang berminat dan tersedia dana yang cukup untuk membelinya. Nah, berikut pilihan kedua menjual emas.

2. Jual di Toko Emas*
Pilih toko emas yang bisa memberikan harga yang cukup bagus. Mereka memang cenderung memberikan harga buyback yang cukup bagus daripada Antam. Ada 2 toko emas yang saya coba untuk menjual emas yakni sumber djaja dan new tiga jaya. Keduanya berada didaerah Blauran Surabaya. Harga berikut saya ambil pada hari yang sama dengan rilis LM diatas yakni

JENIS PRODUK  ANTAM NEW TIGA JAYA SUMBER DJAJA
LM Rp533.000,00 Rp540.000,00 Rp537.000,00
LANTAKAN
Rp537.000,00 Rp535.000,00

Dari harga diatas pasti saya memilih toko emas yang memberikan harga yang bagus ya hehehe. Sayangnya jual beli langsung di toko emas new tiga jaya blauran masih pakai cash, jadi ngitung manual dan agak riskan ya membawa uang cash dalam jumlah banyak kayak gini hehe
Yuuuk,, diitung dulu, harus teliti yaa, duuh
3. Jual Di Antam. 
Tampaknya pilihan ini tidak perlu diambil mengingat toko emas masih sangat welcome membeli emas-emas kita tentunya dengan harga yang bersaing dari buyback Antam hehehe


PT. Antam Tbk, UBPP Logam Mulia Perwakilan Surabaya
Kantor Pos Besar Surabaya
Jl. Kebon Rojo No. 10
Tel: +62 (031) 3536131 , (031) 33100084
Fax: +62 (031) 3536130
E-Mail: yudianto@antam.com ;  belm.surabaya01@antam.com
Surabaya - Indonesia 

Toko Emas New Tiga Jaya Blauran
Lokasi: Diseberang Empire Palace, kiri jalan sebelum lampu merah perempatan blauran
Telpon: 031-5311118
Jam buka: 09.00-20.00 WIB


Toko Emas Sumber Djaya Blauran
 Lokasi: Setelah Empire Palace, kanan jalan sebelum lampu merah perempatan blauran
Telpon: 031-5312261
Jam buka pertama: 10.00-13.30 WIB
Jam buka kedua: 17.00-20.30 WIB














15 comments:

  1. Selama ini saya belinya yg Antam karena ukuran gramnya pasti. Tapi belum pernah jual lagi sih Mak. Makasih infonya ya, ternyata bisa ditawar hahahah *baru tau*

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip, sama-sama, kalau ga butuh banget sih berani nawar naikin 5 ribu lagi hehehe

      Delete
  2. Hihihi maacih tips nya mbak, lagi butuh banget info-info terkait emas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sim-sim,, postingan ini spesial buat samean kok mbak :)

      Delete
  3. Mbak berarti menabung emas beda ya sama investasi emas? Eh gimana sih, kok aku bingung ngebedainnya. Maklumiiin saya awam dengan sistem jual beli emas hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. nabung atau investasi itu kembali ke niat awal, bukan begitu? hehehe

      Delete
  4. Wuiihhh.. mantap sharenya. Thanks ya mbak. Jadi pengen ikut nabung emas.

    ReplyDelete
  5. wah informatif banget nih postingan tentang tip menjual emasmakassi ya mba Wulan :)
    (IG & Twitter) @cputriarty

    ReplyDelete
  6. Baru tahu ada emas yg bisa di potong2 gitu :)

    ReplyDelete
  7. Mendadakkk pengen beli cincin, sejak dulu belum keturutan :'(. Semoag cepet bisa, karena emang punya emas kayak nyimpen uang yang nyata, gak ilang abis pake belanja hahahaha

    ReplyDelete
  8. wuih.. langsung jadi postingan soal mas-masan.. itu emas lantakannya aku kira coklat yg dibungkus kertas grenjeng iku lho mbaaa... hehehe

    btw, baru tau ini blogmu mbaaa *kebangetan*

    maapken :((

    ReplyDelete
  9. Aku belum pernah jual emas ._. wkwkwk tapi suka penasaran juga sih :D

    ReplyDelete
  10. Kalau mau beli yang antam gitu harus di toko-toko resmi ya? takut salah beli, ada rekomendasi tempat beli antam di kota malang?

    ReplyDelete
  11. Mantap nih emak juragan emas.. :)
    Aku juga pernah insvestasi emas lantakan dan untungnya lumayan besar dalam beberapa bulan saja. Emas lantakan yg pasti harga jual per gramnya biasanya selisih 100rb-an dari harga ANTAM

    ReplyDelete
  12. Bahas emas tu selalu keinget pas mamaku operasi, BU bgt gk bs ngambil di tabungannya kan krn di tmp tidur. Ribet kalo mesti pake surat kuasa, pdhl yo gk jg sih wkwk.
    Eh ndilalah gelang keroncong dulunya dibeli cmn 60rb, taun brp yo kuwi. Eh kmrn dijual bs dpt 10jt satu, pdhl gk ada surat2nya ckckck biyuuuuh emasssss rek.

    Bener2 likuid, dan gk riber.

    ReplyDelete

Silahkan meninggalkan komentar dengan menyertakan nama jelas atau link agar kita bisa saling silaturahim. Komentar tanpa nama alias anonymous tidak akan ditayangkan diblog ini.
Terima kasih telah berkunjung