Wednesday, August 29, 2012

Mudik Lumajang-Tulungagung Lewat Piket Nol Jalur Selatan

Dari arah Lumajang lewat jalur selatan ini merupakan jalur terpendek untuk bisa mencapai kota Tulungagung atau Blitar ataupun Malang. Jalurnya sendiri memang berkelok-kelok jadi perlu dikonsultasikan dengan pak sopir dulu jika akan menempuh jalur ini. Yang jelas harus ekstra hati-hati dan konsentrasi tinggi. Suami saya memilih jalur ini karena perjalanan akan kami tempuh siang hari jadi kondisi masih terang.
Jembatan/ Gladak Perak baru dilihat dari jembatan lama
Perjalanan dari Lumajang terasa terus naik naik dan naik sampai akhirnya kami sampai di jembatan yang cukup panjang dengan pemandangan yang luar biasa indah. Jembatan ini biasa disebut Gladak Perak oleh masyarakat sekitar.Dibawah jembatan terlihat jurang yang sangat dalam. Dibawah jembatan inilah jalan lahar jika gunung Semeru meletus. terlihat banyak pasir dan batu jauh dibawah jembatan. Jadi pas dilihat antara ngeri dan luar biasa,, hehehe
Dari jembatan ini perjalan masih terus naik dan naik, sampai pos polisi yang ada di puncak jalur selatan. Setelah itu jalan mulai turun. Oh iya saya sering mendengar kalau jalur ini disebut Piket Nol. Kurang tahu juga nama ini diambil dari mana, mungkin dari pos polisi piket yang ada di puncak itu kali ya sok analisa.
Entah apa yang jelas perjalanan melewati jalur selatan ini kalau menurut saya recommended asal dilakukan pagi-siang hari dengan catatan harus ekstra hati-hati ya ;)

No comments:

Post a Comment

Silahkan meninggalkan komentar dengan menyertakan nama jelas atau link agar kita bisa saling silaturahim. Komentar tanpa nama alias anonymous tidak akan ditayangkan diblog ini.
Terima kasih telah berkunjung